Akankah melupakan sejarah menjadi bagian dari sejarah bangsa Indonesia

Share

Kamis, 22 April 2010

Nyaris bagi seluruh anak-anak sekolah dasar di Jakarta mampu menghafal teks sumpah pemuda dengan baik, dan nayaris dari mereka pula mampu menghafar teks proklamasi, dan jangan heran jika mereka hafal pancasila diluar kepala. Ya, mungkin anada adalah salah satu dari bagian anak-anak itu saat bersekolah di sekolah dasar.


Nyaris tanpa kita sadari teks-teks itu atau butir-butir pancasila itu akan menghilang dari otak kita secara pasti dan berganti menjadi rumus-rumus matemati atau pun startegi perekonomian. Apakah yang salah dari sebuah peristiwa kecil ini, kita yang terlalu menyepelekan sebuah sejarah atau ada sejuta alasan lain yang bisa dikemukakan oleh kita ?. atau inikah salah satu dari yang anada pikirkan.
“@xxxx kenapa sih gue mesti belajar sejarah, kenapa gue mesti mempelajari sesuatu yang udah berlalu, agak buang2 waktu deh”
(mengutip dari sebuah twitt seseorang)
Sejarah bangsa kita saat ini kedudukannya tanpa kita sadari hanya bagaikan sebuah butiran kecil dan hanya berfungsi sebagai ”pemanis” . betapa kecewanya saat saya mengetahui jika tokoh yang mereka ketahui sebagai pahlawan bangsa hanyalah Sukarno dan Hatta. Dan saya yakin jika Sukarno dan Hatta bukanlah tokoh yang yang memproklamasikan kemerdekaan, mungkin sekarang kita juga akan lupa dengan sukarno dan Hatta. Tragis!!! Disaat semua polemik yang ada, di saat semua orang mengingkan perubahan besar bagi bangsa Indonesia dan ketika semua orang mampu berkata-kata secara teori, namun tak ada satupun yang merujuk pada sebuah sejarah. Bangsa Indonesia adalah sebuah bangsa yang telah mengalami banyak peristiwa sejarah bagi kita tapi kita belum bisa belajar dan belajar dari sebuah sejarah.
Buat apa ada Sukarno ? buat apa ada Hatta? Buat apa ada Syahrir? Buat apa ada Tan malaka ? Buat apa Ken arok ? buat apa ada Majapahit ? buat apa ada homo sapiens? DAN BUAT APA ADA ANDA ? Lalu buat apa kita mesti belaja sejarah jika kita tidak dapat menghargai sebuah makna dari sejarah. Nyaris anak-anak muda zaman sekarang tak tahu makna sejarah buat mereka, hanya ekonomi dan lainnya menjadi dewa bagi kita sekarang. Kedudukan sejarah tidak menjadi terlihat, gelap dan busam. Semua ini akan menjadi peninggalan bagi kita semua di masa yang akan datang. Sebuah waktu dimana ”kita lupa akan sejarah” dan inikah yang akan menjadi sebuah sejarah baru nagi bangsa kita. Apakah yang salah dari kita sebagai suatu bangsa ? dan solusi nya apa. Marilah kita mematahkan sebuah paradigma mengenai sejarah, dan mulailah menyebarkan virus sejarah bagi diri anda dan lingkungan anda, jangan hanya berkutik pada teori karna saya rasa negri ini sudah ’muak’ dengan teori.

Sahrul Sandi (Pend Sejarah 08)

1 komentar:

Ngea Nidihum mengatakan...

emang makna sejarah apa c bang???